Saat tanaman padi memasuki fase bunting (pembentukan malai), petani mulai fokus menjaga agar malai tumbuh sempurna dan bulir terisi penuh. Pada fase ini, banyak petani bertanya:
Apakah pupuk MKP, Gandasil B, dan Gibgro Panen boleh dicampur
saat penyemprotan?
Jawabannya: bisa dicampur,
asal dilakukan dengan cara dan dosis yang
tepat!
Mari kita bahas penjelasan ilmiahnya satu per satu berdasarkan
pendapat ahli pertanian, jurnal penelitian, dan
literatur pertanian nasional hingga internasional.
Mengenal Kandungan dan Fungsinya
1. Gibgro Panen
Kandungan aktif: Asam Giberelat (GA₃) 20%
Fungsi utama: Zat pengatur tumbuh (ZPT) yang berperan merangsang pembentukan malai, memperpanjang tangkai malai, dan mempercepat pengisian bulir padi.
Manfaat: Membantu meningkatkan jumlah gabah bernas serta memperbaiki kualitas hasil panen.
Menurut penelitian:
Peneliti Yamamoto et al., 2010
dalam Journal of Plant Growth Regulation
menyebutkan bahwa pemberian GA₃ pada fase bunting dapat meningkatkan persentase
bulir bernas hingga 15–20%.
2. MKP (Mono Kalium Phosphate)
Kandungan: Fosfat (P₂O₅): 52% dan Kalium (K₂O): 34%Fungsi utama:
- Merangsang pembentukan bunga dan pengisian bulir.
- Memperkuat batang dan sistem akar.
- Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan.
Keunggulan:
Larut sempurna dalam air dan tidak mengandung nitrogen, sehingga tidak
menyebabkan pertumbuhan daun berlebih saat fase generatif.
Menurut FAO (2005)
dalam Fertilizer Manual, MKP sangat ideal
digunakan pada fase pembungaan dan pengisian biji pada tanaman pangan seperti
padi.
3. Gandasil B
Kandungan:
NPK (6–20–30) + magnesium (3%) + unsur mikro (Mn, Zn, Cu, Co, B) + vitamin
tanaman.
Fungsi:
- Membantu pembungaan dan pembentukan buah.
- Mempercepat pengisian bulir.
- Meningkatkan bobot dan kualitas gabah.
- Menambah daya tahan terhadap serangan penyakit.
Menurut Balitbangtan (2018):
Kombinasi pupuk daun kaya fosfor dan kalium seperti Gandasil
B terbukti meningkatkan bobot 1.000 butir gabah serta menekan gabah hampa
hingga 15%.
Bolehkah MKP Dicampur dengan Gandasil B dan Gibgro Panen?
Jawaban singkatnya: Boleh, asal dengan cara yang benar.
Menurut penelitian Sharma et al., 2018 (International Journal of Agricultural Sciences), asam giberelat (GA₃) bisa dicampur dengan pupuk daun yang mengandung fosfat dan kalium, asalkan pH larutan netral (sekitar 6–7).
Alasan ilmiahnya:
- MKP dan Gandasil B memiliki reaksi netral dan mudah larut.
- Gibgro Panen (GA₃) sensitif terhadap pH ekstrem, jadi hindari air yang terlalu asam atau basa.
- Campuran ketiganya aman digunakan bersama karena tidak mengandung bahan yang saling menetralkan atau merusak.
Cara Mencampur yang Benar
Agar hasilnya maksimal dan tidak menurunkan efektivitas
pupuk atau ZPT, berikut langkah pencampuran yang direkomendasikan para ahli pertanian:
Langkah-langkah:
1. Isi
tangki semprot setengah dengan air bersih.
2. Larutkan
MKP terlebih dahulu dan aduk
hingga benar-benar larut.
3. Tambahkan
Gandasil B, lalu aduk lagi.
4. Terakhir,
masukkan Gibgro Panen (karena paling
sensitif terhadap pH).
5. Isi
sisa air hingga volume penuh dan aduk perlahan sebelum disemprot.
Dosis Rekomendasi untuk Padi
Untuk 1 tangki semprot 16 liter air,
gunakan:
- MKP: 10–15 gram
- Gandasil B: 5–10 gram
- Gibgro Panen (GA₃ 20%): 1–2 ml
Waktu penyemprotan:
- Saat padi bunting awal hingga 10
hari sebelum malai keluar.
- Semprot pagi atau sore hari agar penyerapan daun optimal.
Hal yang Harus Dihindari
1. Jangan
mencampur dengan pestisida berbahan tembaga (Cu)
atau basa kuat, karena dapat
menurunkan efektivitas Gibgro Panen.
2. Jangan
semprot saat matahari terik agar daun tidak
gosong.
3. Pastikan
pH air semprot 6–7 (netral).
Jika air terlalu asam atau basa, netralkan dulu dengan kapur pertanian (dolomit)
sedikit.
4. Gunakan air bersih, bukan air sungai keruh atau air rawa.
Kesimpulan Praktis untuk Petani
Campuran MKP + Gandasil B +
Gibgro Panen aman dan saling mendukung
jika digunakan dengan cara yang benar.
Manfaatnya bagi padi:
- Merangsang pembentukan malai.
- Meningkatkan jumlah bulir bernas.
- Mengurangi gabah hampa.
- Meningkatkan hasil panen hingga 10–20%.
Urutan pencampuran terbaik:
- MKP → Gandasil B → Gibgro Panen
- pH ideal larutan: 6–7 (netral)
- Waktu semprot: Pagi atau sore hari saat padi bunting awal.
Kesimpulan Akhir
Menurut berbagai penelitian nasional dan
internasional (IRRI, FAO, Balitbangtan, Sharma et al., 2018),
kombinasi pupuk daun MKP, Gandasil B, dan ZPT Gibgro
Panen dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil
panen padi jika diaplikasikan dengan cara yang benar.
Dengan pencampuran yang tepat, tanaman padi akan lebih sehat, malai tumbuh
sempurna, dan hasil gabah lebih banyak.

EmoticonEmoticon