Jagung Umur 2 Bulan Menguning dan Mengering? Ini Penyebab Utamanya!

Ilustrasi perbandingan jagung umur 2 bulan yang menguning dan mengering akibat kekurangan hara, serangan hama, penyakit, dan cuaca ekstrem dengan jagung sehat berdaun hijau dan tongkol besar
Jagung umur 2 bulan (±60 HST) yang menguning dan mulai mengering bukan kondisi normal dan biasanya menandakan tanaman sedang mengalami stres. Penyebab utamanya bisa berasal dari kekurangan unsur hara, gangguan penyerapan nutrisi, serangan penyakit, hama, atau faktor lingkungan seperti kekeringan dan drainase buruk. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan hasil panen secara signifikan, bahkan menyebabkan gagal panen.

 

Kondisi Normal Jagung Umur 2 Bulan (±60 HST)

Pada umur sekitar 60 hari setelah tanam (HST), jagung seharusnya berada pada fase pertumbuhan vegetatif akhir hingga awal pembentukan tongkol.

Ciri jagung normal di umur ini menurut buku budidaya jagung IPB dan Balitbangtan:

  • Daun berwarna hijau segar
  • Batang kokoh dan tegak
  • Pertumbuhan tinggi tanaman relatif seragam
  • Akar berkembang baik
  • Mulai terlihat bakal tongkol di ketiak daun

Jika warna daun mulai kuning pucat, kecokelatan, lalu mengering, berarti ada masalah yang perlu segera ditangani.

 

Ciri-Ciri Jagung Umur 2 Bulan Menguning dan Mengering

1. Gejala pada Daun

  • Daun bawah menguning terlebih dahulu
  • Ujung daun kering seperti terbakar
  • Warna daun berubah dari hijau → kuning → cokelat
  • Daun menggulung saat siang hari

2. Gejala pada Batang dan Tanaman

  • Batang tampak lemah dan kurus
  • Pertumbuhan tanaman terhambat
  • Tanaman mudah rebah
  • Bakal tongkol kecil atau tidak berkembang

 

Penyebab Utama Jagung Umur 2 Bulan Menguning dan Mengering

1. Kekurangan Unsur Hara

Berdasarkan berbagai jurnal pertanian dan panduan FAO, jagung sangat sensitif terhadap kekurangan unsur hara makro.

Unsur hara yang sering bermasalah:

  • Nitrogen (N): daun menguning merata dari bawah
  • Kalium (K): tepi daun kering dan cokelat
  • Fosfor (P): pertumbuhan lambat, daun keunguan

Kalium berperan penting dalam mengatur keseimbangan air dan kekuatan jaringan tanaman. Kekurangan kalium membuat daun mudah mengering (FAO & Balitbangtan).

2. Gangguan Penyerapan Hara

Meski pupuk sudah diberikan, tanaman tetap bisa kekurangan nutrisi jika:

  • pH tanah terlalu asam atau basa
  • Tanah terlalu kering atau tergenang
  • Struktur tanah padat

Menurut Balitbangtan, pH tanah ideal untuk jagung berkisar 5,5–7,0. Di luar rentang ini, unsur hara sulit diserap akar.

3. Serangan Penyakit

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan daun menguning dan mengering:

  • Bulai (Peronosclerospora spp.)
  • Layu fusarium
  • Busuk batang

Gejala khas penyakit biasanya:

  • Warna daun tidak merata
  • Ada bercak atau jamur
  • Tanaman layu meski tanah cukup air

Jika belum ada data ilmiah yang pasti mengenai satu gejala spesifik, berdasarkan pengamatan lapangan, penyakit sering muncul saat kelembapan tinggi dan sirkulasi udara buruk.

4. Serangan Hama

Hama yang sering menyerang umur 2 bulan:

  • Ulat grayak
  • Penggerek batang
  • Kutu daun

Hama merusak jaringan tanaman sehingga proses fotosintesis terganggu, daun menguning, lalu mengering.

5. Faktor Lingkungan

Menurut FAO dan penelitian pertanian tropis:

  • Kekeringan panjang → daun cepat kering
  • Drainase buruk → akar rusak
  • Suhu ekstrem → tanaman stres

Jagung termasuk tanaman yang sensitif terhadap cekaman air di fase pembentukan tongkol.

 

Dampak Jika Jagung Menguning dan Mengering Dibiarkan

Jika tidak segera ditangani:

  • Pertumbuhan tongkol tidak maksimal
  • Ukuran tongkol kecil
  • Pengisian biji tidak sempurna
  • Potensi hasil turun 30–70% (Balitbangtan)

 

Cara Mengatasi Jagung Umur 2 Bulan Menguning dan Mengering

1. Evaluasi Pemupukan

  • Periksa jadwal dan dosis pupuk
  • Tambahkan pupuk nitrogen dan kalium sesuai rekomendasi
  • Gunakan pupuk KCl jika gejala kering di tepi daun

2. Perbaikan Kondisi Tanah

  • Perbaiki drainase
  • Lakukan pengapuran jika tanah terlalu asam
  • Jaga kelembapan tanah

3. Pengendalian Penyakit dan Hama

  • Gunakan fungisida atau insektisida sesuai anjuran
  • Rotasi tanaman
  • Cabut tanaman yang terserang berat

 

Cara Mencegah Jagung Menguning Sejak Dini

  • Gunakan benih bersertifikat
  • Pupuk berimbang (N, P, K)
  • Perhatikan pH tanah
  • Lakukan pengamatan rutin
  • Jangan terlambat pemupukan susulan

 

Perbedaan Gejala Kekurangan Hara dan Penyakit pada Jagung

CiriKekurangan HaraPenyakit
Warna daunKuning merataTidak merata
Pola seranganSeragamMenyebar
Respon pupukMembaikTidak berubah
Ada jamur/bercakTidakAda

Kesalahan Umum Petani dalam Menangani Jagung Menguning

  • Menambah pupuk tanpa analisis
  • Mengira semua gejala disebabkan hama
  • Terlambat penanganan
  • Mengabaikan kondisi tanah

 

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Apakah jagung umur 2 bulan masih bisa diselamatkan?

Masih bisa, jika kerusakan belum parah dan penanganan dilakukan cepat.

2. Berapa lama tanaman pulih?

Umumnya 1–3 minggu setelah perbaikan nutrisi dan lingkungan.

3. Apakah perlu disemprot pupuk daun?

Boleh sebagai tambahan, bukan pengganti pupuk tanah.

4. Kapan waktu pemupukan susulan?

Biasanya umur 30–35 HST dan 45–50 HST, tergantung kondisi lahan.

 

Kesimpulan

Jagung umur 2 bulan yang menguning dan mengering merupakan tanda tanaman sedang bermasalah.

Penyebabnya bisa dari nutrisi, tanah, penyakit, hama, atau lingkungan. Dengan pemupukan berimbang, perbaikan tanah, dan pengamatan rutin, kondisi ini dapat dicegah dan diatasi lebih awal.

Menurut panduan Balitbangtan dan FAO, penanganan cepat dan tepat adalah kunci menjaga hasil panen jagung tetap optimal.


Februari 08, 2026


EmoticonEmoticon