Kapan Harus Memberi Pupuk Mikro? Ini Jadwal Terbaik untuk Padi Gogo

Ilustrasi jadwal pemberian pupuk mikro pada padi gogo di lahan kering, menunjukkan fase 7–14 HST, 20–30 HST, dan 40–45 HST untuk mencegah padi kerdil, daun pucat, dan gabah kosong.
Pupuk mikro pada padi gogo sebaiknya diberikan sejak fase awal pertumbuhan hingga menjelang pembungaan, terutama pada umur 7–14 HST, 20–30 HST, dan 40–45 HST. Pemberian pada waktu yang tepat membantu mencegah tanaman kerdil, daun pucat, dan hasil panen rendah, terutama di lahan kering yang miskin unsur hara mikro.

 

Apa Itu Pupuk Mikro dan Mengapa Penting untuk Padi Gogo?

Pupuk mikro adalah pupuk yang mengandung unsur hara mikro seperti seng (Zn), besi (Fe), boron (B), mangan (Mn), dan tembaga (Cu). Unsur ini dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil, tetapi perannya sangat besar.

Pada padi gogo (padi lahan kering), pupuk mikro menjadi lebih penting karena:

  • Tanah lahan kering umumnya miskin unsur mikro
  • pH tanah sering masam atau terlalu tinggi
  • Unsur mikro mudah terikat di tanah dan sulit diserap akar

Menurut FAO dan IRRI, kekurangan unsur mikro merupakan salah satu penyebab utama produktivitas padi lahan kering lebih rendah dibanding padi sawah.

Sederhananya:

Kalau pupuk makro (NPK) itu seperti nasi, pupuk mikro itu seperti vitamin. Sedikit, tapi penting.

 

Jenis Unsur Mikro yang Dibutuhkan Padi Gogo

Berdasarkan literatur IRRI, FAO, dan buku nutrisi tanaman padi, unsur mikro yang paling sering dibutuhkan padi gogo adalah:

  • Seng (Zn) → membantu pertumbuhan awal dan pembentukan anakan
  • Besi (Fe) → penting untuk pembentukan klorofil (zat hijau daun)
  • Boron (B) → berperan dalam pembungaan dan pengisian gabah
  • Mangan (Mn) → mendukung proses fotosintesis
  • Tembaga (Cu) → membantu pembentukan enzim tanaman

Namun, Zn, Fe, dan B adalah yang paling sering bermasalah di lahan padi gogo Indonesia.

 

Tanda Padi Gogo Kekurangan Pupuk Mikro

1. Gejala Kekurangan Seng (Zn)

Menurut penelitian Balitbangtan dan IRRI, kekurangan Zn sering muncul di awal pertumbuhan.

Ciri-cirinya:

  • Tanaman kerdil
  • Daun muda pucat atau belang
  • Anakan sedikit
  • Pertumbuhan lambat sejak umur muda

Petani sering mengira ini akibat kekurangan nitrogen, padahal masalah utamanya Zn.

2. Gejala Kekurangan Besi (Fe)

Kekurangan Fe umum terjadi pada tanah berkapur atau pH tinggi.

Tandanya:

  • Daun muda menguning
  • Tulang daun masih hijau
  • Pertumbuhan terhambat

Fe berfungsi membentuk klorofil, jadi tanpa Fe daun tidak bisa hijau normal.

3. Gejala Kekurangan Boron (B)

Menurut FAO, boron berperan penting pada fase generatif.

Gejalanya:

  • Malai tidak keluar sempurna
  • Gabah hampa
  • Ujung daun kering
  • Tanaman mudah rebah

 

Kapan Waktu Terbaik Memberi Pupuk Mikro pada Padi Gogo?

1. Fase Awal Pertumbuhan (7–14 HST)

Ini adalah waktu paling krusial.

Manfaat:

  • Mencegah tanaman kerdil
  • Memperbaiki pertumbuhan akar
  • Membantu pembentukan anakan awal

IRRI menyebut fase ini sebagai critical growth stage untuk nutrisi mikro.

2. Fase Vegetatif Aktif (20–30 HST)

Pada fase ini:

  • Tanaman tumbuh cepat
  • Kebutuhan nutrisi meningkat

Pupuk mikro membantu:

  • Menjaga warna daun tetap hijau
  • Menambah jumlah anakan produktif

3. Fase Menjelang Pembungaan (40–45 HST)

Unsur mikro seperti B dan Zn sangat dibutuhkan.

Manfaat:

  • Malai keluar sempurna
  • Mengurangi gabah hampa
  • Mendukung pengisian bulir

 

Cara Aplikasi Pupuk Mikro yang Tepat untuk Padi Gogo

Berdasarkan rekomendasi Balitbangtan dan praktik lapangan:

Cara paling efektif:

  • Semprot daun (foliar spray)

Keunggulan:

  • Cepat diserap
  • Efisien di lahan kering
  • Dosis kecil tapi efektif

Tips praktis:

  • Semprot pagi atau sore
  • Jangan saat hujan
  • Gunakan air bersih
  • Ikuti dosis label

 

Dosis Umum Pupuk Mikro untuk Padi Gogo

Belum ada dosis tunggal nasional karena tergantung produk dan kondisi tanah.

Namun, secara umum di lapangan:

  • Pupuk mikro cair: 1–2 ml per liter air
  • Frekuensi: 2–3 kali aplikasi per musim

Jika belum ada data ilmiah yang pasti mengenai dosis spesifik suatu merek, maka ikuti rekomendasi label dan penyuluh setempat.

 

Kesalahan Umum Petani Saat Memberi Pupuk Mikro

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Memberi pupuk mikro terlalu terlambat
  • Menganggap pupuk mikro tidak penting
  • Mencampur sembarangan dengan pestisida keras
  • Memberi dosis berlebihan

Padahal, kelebihan unsur mikro juga bisa meracuni tanaman.

 

Perbedaan Kebutuhan Pupuk Mikro Padi Gogo dan Padi Sawah

AspekPadi GogoPadi Sawah
Kondisi tanahKeringTergenang
Risiko kekurangan mikroTinggiLebih rendah
Cara aplikasiSemprot daunBisa tanah & daun
Unsur kritisZn, Fe, BZn dominan

Menurut IRRI, padi gogo lebih responsif terhadap pupuk mikro dibanding padi sawah.

 

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Apakah pupuk mikro wajib untuk padi gogo?

Tidak selalu wajib, tetapi sangat dianjurkan pada lahan kering miskin hara.

2. Bolehkah pupuk mikro dicampur pupuk daun?

Boleh, jika label produk menyatakan kompatibel.

3. Berapa kali aplikasi pupuk mikro?

Umumnya 2–3 kali per musim tanam.

4. Apa dampak kelebihan pupuk mikro?

Daun terbakar, pertumbuhan terhambat, dan hasil panen bisa turun.

 

Kesimpulan

Pupuk mikro berperan besar dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi gogo, terutama di lahan kering Indonesia. Waktu terbaik pemberian adalah 7–14 HST, 20–30 HST, dan 40–45 HST melalui semprot daun. Dengan dosis tepat dan waktu yang sesuai, pupuk mikro membantu mencegah tanaman kerdil, daun pucat, dan gabah hampa.

Ringkasan ahli (FAO & IRRI):

Kekurangan unsur mikro sering menjadi faktor tersembunyi rendahnya hasil padi lahan kering, meskipun pupuk NPK sudah diberikan.


Februari 05, 2026


EmoticonEmoticon