Ustilago pada Tanaman Padi: Penyebab, Gejala, Dampak, dan Cara Pengendaliannya

Ilustrasi penyakit Ustilago pada tanaman padi yang menunjukkan bulir padi normal dan bulir terserang jamur Ustilaginoidea virens, lengkap dengan gejala, penyebab, dampak, serta cara pengendalian secara budidaya dan kimia, dengan watermark Agriculture Gen Z.
Tanaman padi tidak hanya menghadapi serangan hama seperti wereng atau ulat, tetapi juga penyakit jamur yang sering luput diperhatikan. Salah satunya adalah penyakit yang di lapangan sering disebut Ustilago pada tanaman padi.

Penyakit ini kerap muncul menjelang padi berbunga hingga pengisian bulir. Banyak petani baru menyadari setelah gabah berubah warna dan hasil panen menurun. Padahal, jika dipahami sejak awal, penyakit ini bisa ditekan risikonya dengan pengelolaan yang tepat.

Artikel ini akan membahas Ustilago pada padi dengan bahasa sederhana, berbasis sumber ilmiah terpercaya, dan disesuaikan dengan kondisi pertanian Indonesia.

 

Apa Itu Penyakit Ustilago pada Tanaman Padi?

Di kalangan petani, penyakit ini sering disebut jamur Ustilago. Namun secara ilmiah:

Penyakit yang menyerang bulir padi ini saat ini dikenal sebagai false smut atau smut palsu, yang disebabkan oleh jamur Ustilaginoidea virens.

Dalam literatur lama, jamur ini pernah diklasifikasikan sebagai Ustilago virens, sehingga istilah “Ustilago pada padi” masih banyak digunakan hingga sekarang.

Menurut IRRI (International Rice Research Institute) dan jurnal fitopatologi modern:

  • Penyakit ini berbeda dari penyakit gosong sejati (smut) pada jagung atau gandum
  • Menyerang bulir padi, bukan batang atau daun

Jadi, secara ilmiah benar, tetapi perlu dijelaskan dengan konteks yang tepat agar tidak menyesatkan pembaca.

 

Penyebab Munculnya Ustilago pada Tanaman Padi

Penyakit Ustilago (false smut) disebabkan oleh:

  • Jamur patogen Ustilaginoidea virens

Jamur ini:

  • Menginfeksi padi pada fase pembungaan (heading–flowering)
  • Spora jamur berkembang di lingkungan lembap
  • Dapat bertahan di sisa jerami dan tanah

Menurut penelitian dari Balitbangtan dan IRRI, infeksi sering terjadi sebelum malai keluar sempurna, tetapi gejalanya baru terlihat menjelang panen.

 

Ciri dan Gejala Serangan Ustilago pada Padi

1. Gejala Awal

Pada tahap awal, gejalanya sulit dikenali, antara lain:

  • Tanaman terlihat normal
  • Tidak ada bercak pada daun
  • Tidak ada busuk batang

Inilah sebabnya penyakit ini sering tidak terdeteksi sejak dini.

2. Gejala Lanjut

Saat malai keluar dan bulir berkembang, gejala mulai jelas:

  • Sebagian bulir berubah menjadi gumpalan hijau kekuningan
  • Warna berubah menjadi oranye, cokelat, hingga hitam
  • Bulir membengkak dan tidak berisi beras
  • Pada serangan berat, malai tampak kotor dan rusak

Gumpalan ini sebenarnya adalah massa spora jamur.

 

Bagian Tanaman Padi yang Paling Rentan Terserang

Berdasarkan pengamatan lapangan dan literatur FAO:

  • Bulir padi (gabah) adalah bagian paling rentan
  • Daun dan batang umumnya tidak menunjukkan gejala
  • Serangan bersifat parsial, tidak selalu satu malai penuh

 

Dampak Penyakit Ustilago terhadap Produksi Padi

Dampak utama Ustilago pada tanaman padi antara lain:

  • Penurunan hasil panen (jumlah gabah bernas berkurang)
  • Kualitas gabah menurun
  • Gabah terkontaminasi spora jamur

Menurut laporan FAO dan jurnal internasional:

  • Kehilangan hasil bisa mencapai 5–20%, tergantung tingkat serangan
  • Pada kasus tertentu, serangan berat dapat lebih tinggi

Belum ada data ilmiah tunggal yang menyebutkan angka pasti untuk semua kondisi, karena sangat dipengaruhi varietas dan lingkungan.

 

Kondisi Lingkungan yang Memperparah Serangan Ustilago

Beberapa kondisi yang memperbesar risiko:

  • Kelembapan tinggi
  • Curah hujan tinggi saat fase berbunga
  • Pemupukan nitrogen (urea) berlebihan
  • Sirkulasi udara buruk
  • Varietas padi rentan

Balitbangtan mencatat bahwa kelebihan nitrogen sering berkorelasi dengan meningkatnya serangan penyakit ini.

 

Cara Mengendalikan Ustilago pada Tanaman Padi

1. Pengendalian Secara Budidaya

Langkah paling dianjurkan:

  • Gunakan varietas padi yang relatif toleran
  • Atur jarak tanam agar tidak terlalu rapat
  • Pemupukan nitrogen sesuai dosis
  • Pengelolaan jerami pascapanen (dibajak atau dikomposkan)

2. Pengendalian Secara Kimia

Jika serangan sering terjadi:

  • Gunakan fungisida berbahan aktif yang direkomendasikan
  • Aplikasi dilakukan sebelum fase berbunga
  • Ikuti dosis dan waktu aplikasi sesuai label

Fungisida tidak efektif jika diaplikasikan setelah gejala muncul parah.

3. Pengendalian Secara Preventif

Pencegahan adalah kunci:

  • Monitoring rutin menjelang fase bunting
  • Hindari pemupukan urea berlebihan
  • Perbaiki drainase lahan

 

Kesalahan Umum Petani dalam Mengendalikan Ustilago

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Mengira penyakit ini disebabkan hama
  • Menyemprot fungisida saat sudah parah
  • Pemupukan nitrogen berlebihan
  • Tidak membersihkan sisa jerami terinfeksi

 

Perbedaan Ustilago dengan Penyakit Padi yang Mirip

PenyakitPenyebabCiri Utama
Ustilago / False smutJamurBulir jadi gumpalan hijau-hitam
Blas padiJamurBercak daun & leher malai
Gosong batangJamur lainBatang menghitam
Hawar malaiBakteriMalai kering kecokelatan

FAQ Seputar Penyakit Ustilago pada Tanaman Padi

Apakah Ustilago menular antar tanaman?

Ya, spora dapat menyebar melalui udara dan air, terutama saat kondisi lembap.

Apakah penyakit ini bisa dikendalikan total?

Belum. Namun, berdasarkan penelitian IRRI dan Balitbangtan, risikonya bisa ditekan secara signifikan dengan pencegahan terpadu.

Kapan waktu paling tepat melakukan pencegahan?

Saat fase vegetatif akhir hingga menjelang bunting dan berbunga.

 

Kesimpulan

Ustilago pada tanaman padi (false smut) adalah penyakit jamur yang sering muncul diam-diam namun berdampak nyata pada hasil panen. Penyakit ini tidak bisa diatasi secara instan, tetapi dapat dicegah dan dikendalikan melalui:

  • Pemupukan berimbang
  • Budidaya yang baik
  • Pencegahan sejak dini

Menurut peneliti pertanian dan IRRI, manajemen terpadu adalah kunci utama menghadapi penyakit ini di lahan padi Indonesia.


Maret 24, 2026


EmoticonEmoticon