Cara Kerja Benfuron: Herbisida Modern dengan Dua Bahan Aktif untuk Gulma Daun Lebar dan Rumput

Ilustrasi vektor kemasan herbisida Benfuron berbentuk sachet hijau dengan dua bahan aktif metil bensulfuron 12% dan natrium bispiribak 18%, digunakan untuk mengendalikan gulma daun lebar, rumput, dan teki
Mengendalikan gulma di sawah sering menjadi pekerjaan paling melelahkan bagi petani. Kalau telat dikendalikan, gulma bisa menghisap hara, menutup cahaya, dan menurunkan hasil panen secara signifikan. Karena itu, banyak petani mulai memakai herbisida modern yang lebih praktis dan efisien.

Salah satu produk yang banyak digunakan di Indonesia adalah Benfuron, herbisida dengan dua bahan aktif yang dirancang khusus untuk membersihkan gulma daun lebar, rumput, dan teki pada tanaman padi. Artikel ini menjelaskan cara kerja Benfuron dengan bahasa praktis dan ringan, berdasarkan data ilmiah dari sumber-sumber pertanian terpercaya seperti FAO, IRRI, dan penelitian Balitbangtan.


Apa Itu Herbisida Benfuron?

1. Definisi dan Fungsi

Benfuron adalah herbisida selektif yang digunakan pada tanaman padi, terutama pada fase vegetatif awal. Disebut selektif karena bahan aktifnya dirancang supaya mematikan gulma tertentu tanpa merusak tanaman padi. Formulasi seperti ini banyak dikembangkan di Asia, termasuk dibahas dalam publikasi IRRI mengenai teknologi pengendalian gulma pada padi.

2. Dua Bahan Aktif Utama

Benfuron mengandung dua bahan aktif yang umum digunakan dalam budidaya padi:

  • Metil Bensulfuron 12% (bensulfuron-methyl)

Termasuk golongan sulfonilurea yang bekerja menghambat enzim penting pada gulma.

  • Sodium Bispiribak 18% (bispyribac-sodium)

Termasuk herbisida sistemik modern yang efektif untuk gulma rumput dan teki.

Menurut beberapa publikasi ilmiah (misalnya laporan Balai Penelitian Tanaman Padi dan literatur agronomi Asia), kedua bahan aktif ini sudah lama digunakan karena efektif dan relatif aman terhadap tanaman padi.

3. Bentuk Formulasi dan Cara Aplikasi

Benfuron umumnya tersedia dalam bentuk granul yang larut dalam air (WG) atau bubuk. Cara aplikasi: dilarutkan dengan air lalu disemprotkan merata pada permukaan lahan yang tergenang tipis.


Gulma Sasaran yang Dapat Dikendalikan Benfuron

1. Gulma Daun Lebar

Berdasarkan data dari Balitbangtan dan IRRI, bensulfuron-methyl efektif untuk gulma daun lebar seperti:

  • Lindernia spp.
  • Monochoria vaginalis
  • Ammannia spp.
  • Ludwigia spp.

2. Gulma Rumput

Sodium bispiribak dikenal efektif dalam mengendalikan gulma rumput muda, terutama:

  • Echinochloa crus-galli (rumput teki / barnyard grass)
  • Leptochloa chinensis

Rumput ini adalah musuh utama petani padi di Asia.

3. Gulma Teki dan Genus Cyperus

Benfuron juga membantu menekan jenis teki seperti:

  • Cyperus difformis
  • Cyperus iria

Herbisida bensulfuron-methyl telah terbukti dalam publikasi agronomi Asia mampu menghambat perkembangan teki muda.


Cara Kerja Bahan Aktif Metil Bensulfuron (12%)

1. Mekanisme Kerja di Dalam Gulma

Metil bensulfuron bekerja dengan cara menghambat enzim ALS (Acetolactate Synthase).

ALS adalah enzim penting untuk pembentukan asam amino esensial. Jika enzim ini berhenti bekerja:

  • Gulma berhenti tumbuh
  • Daun berubah kuning
  • Pertumbuhan mati secara bertahap

Penjelasan mengenai mekanisme ALS inhibitor banyak dibahas di literatur FAO dan buku-buku herbisida universitas pertanian.

2. Keunggulan Metil Bensulfuron

  • Efektif untuk gulma daun lebar dan teki
  • Butuh dosis relatif rendah
  • Aman untuk padi karena padi memiliki toleransi tinggi terhadap golongan sulfonilurea

3. Kelemahan dan Pembatasan

  • Tidak terlalu kuat untuk gulma rumput tertentu
  • Gulma yang sudah tua atau stres air lebih sulit dikendalikan
  • Penggunaan berulang tanpa rotasi bisa memicu resistensi (sesuai laporan FAO)


Cara Kerja Bahan Aktif Sodium Bispiribak (18%)

1. Mekanisme Kerja

Bispiribak adalah herbisida sistemik, artinya diserap daun dan akar lalu menyebar ke seluruh jaringan gulma.

Bispiribak juga menghambat enzim ALS, tetapi lebih kuat pada gulma rumput.

2. Gejala Gulma Setelah Terkena Bispiribak

Berdasarkan pengamatan lapangan dan publikasi ilmiah:

  • Pertumbuhan gulma melambat 2–4 hari setelah aplikasi
  • Daun memucat (klorosis)
  • Ujung daun mengering
  • Gulma mati 7–14 hari kemudian

3. Keunggulan Bahan Aktif Ini

  • Sangat efektif pada gulma rumput muda
  • Bergerak ke seluruh jaringan tanaman
  • Aman untuk padi pada dosis tepat


Mengapa Kombinasi Dua Bahan Aktif Benfuron Lebih Efektif?

1. Spektrum Pengendalian Lebih Luas

Gabungan bensulfuron-methyl + bispiribak membuat Benfuron bisa mengendalikan:

  • Daun lebar
  • Rumput
  • Teki

Hal ini sejalan dengan rekomendasi FAO bahwa teknologi pencampuran bahan aktif dapat memperluas spektrum pengendalian gulma.

2. Efek Sinergis Dua Bahan Aktif

Kombinasi ALS inhibitor yang menargetkan gulma berbeda memberi hasil lebih stabil dibanding satu bahan aktif saja.

3. Mengurangi Risiko Resistensi

Para peneliti IRRI menyebutkan bahwa campuran bahan aktif membantu memperlambat munculnya gulma resisten karena mekanisme kerja yang lebih bervariasi.


Waktu Paling Tepat untuk Mengaplikasikan Benfuron

1. Umur Gulma Ideal

Hasil penelitian menunjukkan herbisida berbahan ALS inhibitor paling efektif pada gulma:

  • Berumur 7–20 hari setelah tumbuh
  • Berdaun muda dan aktif tumbuh

Jika gulma sudah tua atau berkayu, efektivitas menurun.

2. Kondisi Lahan

FAO dan Balitbangtan menyarankan:

  • Lahan tergenang tipis 2–5 cm
  • Tidak ada angin kencang saat penyemprotan
  • Air jangan dibuang 1–2 hari setelah aplikasi

3. Kondisi Tanaman Padi

Padi idealnya sudah pada fase:

  • 2–4 daun
  • Tumbuh sehat dan tidak tergenang terlalu dalam


Cara Aplikasi Benfuron yang Tepat

1. Dosis Rekomendasi

Catatan: Dosis tepat tergantung formulasi produk dan rekomendasi label.

2. Cara Mencampur

  • Isi tangki setengah dengan air
  • Masukkan Benfuron
  • Aduk hingga larut
  • Tambahkan air hingga penuh
  • Aduk kembali

3. Teknik Penyemprotan

  • Semprot merata ke seluruh permukaan air
  • Gunakan nozzle halus
  • Jangan menyemprot saat angin kencang
  • Simpan air irigasi selama 24 jam agar herbisida bekerja optimal


Tanda Aplikasi Berhasil

  • Gulma berhenti tumbuh dalam 2–4 hari
  • Daun memucat
  • Rumput melengkung dan mengering
  • Gulma mati total dalam 7–14 hari


Kesalahan Umum Petani Saat Menggunakan Benfuron

  • Menyemprot saat gulma sudah besar
  • Dosis terlalu rendah atau terlalu tinggi
  • Tidak merendam lahan
  • Membuang air irigasi terlalu cepat
  • Mencampur herbisida dengan pupuk tanpa aturan resmi


Keamanan dan Selektivitas pada Tanaman

1. Mengapa Benfuron Aman untuk Padi?

Penelitian IRRI dan beberapa universitas menyebutkan padi memiliki toleransi tinggi terhadap ALS inhibitor karena:

  • Metabolisme padi mampu mengurai zat aktif lebih cepat
  • Titik tumbuh padi berbeda dari gulma sasaran

2. Tanaman Non-Padi yang Sensitif

Herbisida ini dapat merusak tanaman:

  • Jagung
  • Kedelai
  • Sayuran daun
  • Tanaman pekarangan

Karena itu jangan menyemprot dekat kebun campuran.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Petani)

1. Apakah Benfuron bisa digunakan untuk padi yang baru disemai?

Tidak disarankan. Tunggu minimal padi berdaun 2–3 helai.

2. Apakah bisa dicampur insektisida atau pupuk?

“Belum ada data ilmiah pasti mengenai pencampuran Benfuron dengan insektisida atau pupuk daun. Berdasarkan praktik lapangan, campuran tanpa rekomendasi dapat menurunkan efektivitas.”

3. Berapa lama air harus ditahan setelah disemprot?

Minimal 24 jam untuk memastikan herbisida bekerja optimal.


Kesimpulan

Benfuron adalah herbisida modern yang menggabungkan dua bahan aktif—metil bensulfuron dan sodium bispiribak—yang efektif mengendalikan gulma daun lebar, rumput, dan teki pada tanaman padi. Kedua bahan aktif ini bekerja menghambat enzim ALS sehingga gulma berhenti tumbuh dan mati secara bertahap.

Agar hasil maksimal, petani perlu memahami waktu aplikasi, kondisi lahan, dan cara pencampuran yang benar. Dengan penggunaan tepat, Benfuron membantu petani menjaga lahan tetap bersih sehingga tanaman padi tumbuh sehat dan potensi hasil meningkat.


Desember 01, 2025


EmoticonEmoticon